XtGem Forum catalog
HomeBlog Okta AdityaAbout me
Jumlah pengunjung total blog :242067
United StatesUnited States
Free mobile page creator6Unknown
My Acount Facebook

My Acount Twitter

Follow @AdityaEmail_


International News Latest


Google News

Source: Google news


Top News CNN

People's Vote march: Hundreds of thousands attend London protest -> (2018-10-20 21:51)

The march in pictures -> (2018-10-20 17:06)

President Trump to pull US from Russia missile treaty -> (2018-10-20 22:45)

Jamal Khashoggi death: Trump 'not satisfied' with Saudi account -> (2018-10-20 21:55)

Charlie Sloth: Radio 1 and 1Xtra DJ leaving station immediately -> (2018-10-20 14:25)

Source: CNN


BLOG NYA OKTA ADITYA

Teraktual, Menarik, Bermanfaat, dan Terinspirasi dalam mengabarkan segala opini, ide, gagasan maupun berbagai macam pengalaman dari berbagai kalangan. Blog yang terpercaya rekomendasi Google.


Semula saya membuat blog ini dari awalnya hanya ingin menulis tentang pengalaman, pandangan, opini dan gagasan saya pribadi.

Lantas, setelah saya sering membaca berbagai opini dan gagasan para penulis lainya yang sangat inspiratif dan sangat bermanfaat, saya tergerak untuk mengeshare di blog saya, bertujuan agar sebagai catatan berguna suatu saat untuk saya sendiri dan semoga bermanfaat juga bagi siapa yang berkunjung di blog saya ini.

Semua konten rata-rata berasal dari situs http://kompasiana.com konten tulisan yang asli dan unik dari para member kompasiana, Kompasiana menyediakan sebuah wadah yang memungkin setiap pengguna Internet membuat konten berita, opini dan fiksi untuk dinikmati oleh para pengguna Internet lainnya.

Walhasil, sekitar 800 konten dalam bentuk tulisan dan foto mengalir di Kompasiana. Konten-konten yang dibuat warga juga cenderung mengikuti arus positif dan bermanfaat karena Kompasiana akan memoderasi konten-konten negatif selama 24 jam.

Nah, dari berbagai tulisan itulah saya menyaring beberapa tulisan yang saya kira wajib untuk saya simpan sendiri, sudah barang tentu tulisan yang aktual, inspiratif bermanfaat dan menarik.

Sebagai sebuah media, Kompasiana cukup unik. Karena dari sisi konten, media berslogan “sharing connecting” ini mengelola konten-konten di dalamnya layaknya sebuah media berita yang selama ini hanya diisi oleh wartawan dan editor media massa. Tapi dari sisi User Interface maupun User Experience, Kompasiana merupakan media sosial yang menyajikan dua fitur utama sekaligus, yaitu fitur blog (social blog) dan fitur pertemanan (social networking).

Itulah yang membuat Kompasiana melejit cepat menjadi website besar hanya dalam kurun waktu empat tahun. Bila sekarang Anda mengecek posisi Kompasiana di pemeringkat website Alexa.com, Anda akan melihat peringkatnya berada di posisi 30 (pernah berada di posisi 29, kadang turun ke posisi 32) di antara website-website yang diakses di Indonesia.

Di kategori website media sosial, Kompasiana berada di posisi ke-8 setelah Facebook (1), Blogspot.com (4), YouTube (5), Wordpress (7), Kaskus (9), Blogger.com (11) dan Twitter (12). Sedangkan di kategori website berita dan informasi, media warga ini berada di posisi ke-4 setelah Detik.com (8), Kompas.com (12) dan Viva.co.id (19). Posisi ini cukup kuat, karena di bawah Kompasiana masih ada Okezone.com (33), Kapanlagi.com (35), Tribunnews.com (40), Tempo.co (47), dan media massa besar lainnya.

Ke depan, dengan semakin besarnya euporia masyarakat Indonesia dalam menggunakan internet dan media sosial, serta semakin besarnya pengakses internet lewat ponsel, Kompasiana mendapat tantangan besar untuk terus meningkatkan kinerjanya. Tantangan itu hanya bisa dijawab dengan menghadirkan enjin yang lebih stabil, lebih andal, lebih nyaman, lebih terbuka dan lebih sosial. Juga harus dihadapi dengan kesiapan insfrastruktur yang lebih besar dan kuat. Dan itulah yang sedang berlangsung di dapur Kompasiana jdi awal 2013.



Bagi yang suka ide gagasan, alasan, ulasan dan opini yang dekstruktif, dijamin tidak akan kecewa membaca tulisan kompasianer yang saya share di balik konten saya dibawah ini,

Selamat membaca, Semoga bermanfaat walau tidak sependapat,
Konten dan artikel selengkapnya klik tautan ini.,
Artikel dan Konten Blog :

Lampu Merah di China

SIM dan Lampu Merah di China

Mengawali tahun baru 2013, Pemerintah Cina
melalui Kementerian Keamanan Umum
mengeluarkan peraturan lalu lintas baru yang
lebih ketat dibanding sebelumnya. Terhitung 1
januari 2013, para pengemudi kendaraan
bermotor akan dikenai hukuman yang lebih berat
jika melanggar lampu lalu lintas saat berwarna
merah dan kuning. :D

Pengemudi yang ketahuan melanggar lampu lintas
saat berwarna merah dan kuning akan dihukum
dengan cara mengurangi poin sebanyak 6 poin
atau setengah dari batas maksimum poin (12
poin) yang terdapat dalam surat ijin mengemudi
(SIM). Pengurangan sebanyak 6 poin ini jelas lebih
berat dibandingkan sebelumnya yang hanya 3
poin dan melewati lampu kuning tidak dianggap
sebagai pelanggaran. :-)

Selain menetapkan ketentuan untuk tidak
melanggar lampu merah dan kuning, peraturan
baru tersebut juga mengatur bahwa pengemudi
yang SIM nya masih di bawah satu tahun tidak
diperkenankan mengemudi sendirian di jalan tol
alias harus ada yang mendampingi. :-D

Penetapan peraturan lalu lintas baru ini tentu saja
mendapatkan banyak tanggapan dan reaksi dari
para pengemudi, khususnya terkait hukuman bagi
pelanggar lampu kuning di perempatan. Di sosial
media Cina seperti Sina Weibo misalnya, para
netter umumnya mengatakan bahwa peraturan
baru tersebut tidak masuk akal dan menyulitkan
pengemudi. Pengemudi yang sedang
mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi,
tidak dapat begitu saja mengurangi kecepatan
saat dari kejauhan ia melihat lampu lalu lintas
masih berwarna hijau dan baru berubah menjadi
kuning saat mendekati perempatan. Jika tiba-tiba
harus mengurangi kecepatan atau menghentikan
kendaraan, bisa jadi ia akan tertabrak oleh
kendaraan di belakangnya. -_- <3

Hukuman pengurangan poin sebesar separuh dari
poin maksimal yang terdapat dalam SIM juga
dipandang terlalu kejam. Pengemudi yang dua kali
melanggar lampu lintas jelas akan kehilangan
SIMnya. Bagi mereka yang pekerjaannya sebagai
pengemudi hal tersebut tentu saja akan
mengakibatkan hilangnya pekerjaan dan mata
pencarian, sementara yang bersangkutan harus
mengurus SIM baru dengan mengikuti ujian dari
awal lagi. Di Cina hal tersebut bukan hal yang
mudah, apalagi bagi pengemudi yang SIMnya
sudah pernah dicabut. :-(

Berbeda dengan di Indonesia yang tidak sulit
untuk mendapatkan SIM dan tidak adanya sistim
pengurangan poin, maka di Cina sangat sulit
untuk mendapatkan SIM. Calon pengemudi harus
benar-benar lolos ujian dan tes mengemudi
sebelum mendapatkan SIM. Tidak heran jika untuk
mendapatkan SIM, tidak sedikit yang mesti
mengikuti ujian beberapa kali. :D ({})

Menanggapi keluhan seperti tersebut di atas,
seorang pejabat Kementerian Keamanan Umum
yang menangani administrasi lalu lintas di Cina,
seperti dikutip dari Xinhua News, menerangkan
bahwa pengemudi dianggap tidak melanggar lalu
lintas jika saat perubahan dari lampu hijau ke
kuning, kendaraan sudah melewati marka
pembatas jalan di perempatan. Namun jika saat
kendaraan belum melewati marka jalan dan lampu
sudah berubah dari hijau ke kuning, maka si
pengemudi wajib menghentikan kendaraannya
atau akan dianggap sebagai pelanggaran jika
tetap melanjutkan perjalanan. :(

Ditambahkan pula oleh pejabat tersebut bahwa
penerapan peraturan baru tersebut dimaksudkan
untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas
yang tergolong tinggi di Cina. Salah satu
penyebabnya adalah ketidakpatuhan pengemudi
dalam berkendaraan di jalan raya, termasuk
mematuhi lampu dan rambu lalu lintas lainnya di
perempatan jalan. Banyak pengemudi yang tetap
memacu kendaraannya, meski lampu lalu lintas
jelas-jelas telah berubah dari hijau ke kuning. :-)

Bagaimana dengan hukuman bagi pengemudi
yang menabrak kendaraan lain di jalan raya?,
pejabat Kementerian Keamanan Publik tersebut
tidak menjelaskan lebih lanjut. Tapi jika melanggar
lampu lalu lintas berwarna kuning di perempatan
saja bisa dihukum pengurangan 6 poin, maka
menabrak kendaraan lain bisa jadi langsung
dicabut SIMnya, selain tentunya yang
bersangkutan diproses secara hukum.

:) :( :-( :-) :-D <3 ({})

Sumber http://m.kompasiana.com/post/luar-negeri/2013/01/03/di-cina-kini-melanggar-lampu-kuning-pun-di-hukum/

Oleh: Aris Heru Utomo | 03 January 2013 | 09:14
WIB

Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE

Tinggalkan Pesan Chat
Chat-icon 1



Online saat ini : 5 orang, hari ini: 6 orang, minggu ini: 6826 orang, bulan ini: 27270 orang, total semuanya: 242067 orang
, United StatesUnited States,CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)