Snack's 1967
HomeBlog Okta AdityaAbout me
Jumlah pengunjung total blog :239684
United StatesUnited States
Landing page builder854Unknown
My Acount Facebook

My Acount Twitter

Follow @AdityaEmail_


International News Latest


Google News

Source: Google news


Top News CNN

Brexit: EU ready to extend transition period -> (2018-10-18 17:13)

Jamal Khashoggi case: Fox and Mnuchin quit Saudi summit -> (2018-10-18 17:35)

Police officer run over in Blackley during van chase -> (2018-10-18 13:29)

Homicide rate at highest level in a decade -> (2018-10-18 16:39)

How U2's technology is changing concerts for the better -> (2018-10-18 16:01)

Source: CNN


BLOG NYA OKTA ADITYA

Teraktual, Menarik, Bermanfaat, dan Terinspirasi dalam mengabarkan segala opini, ide, gagasan maupun berbagai macam pengalaman dari berbagai kalangan. Blog yang terpercaya rekomendasi Google.


Semula saya membuat blog ini dari awalnya hanya ingin menulis tentang pengalaman, pandangan, opini dan gagasan saya pribadi.

Lantas, setelah saya sering membaca berbagai opini dan gagasan para penulis lainya yang sangat inspiratif dan sangat bermanfaat, saya tergerak untuk mengeshare di blog saya, bertujuan agar sebagai catatan berguna suatu saat untuk saya sendiri dan semoga bermanfaat juga bagi siapa yang berkunjung di blog saya ini.

Semua konten rata-rata berasal dari situs http://kompasiana.com konten tulisan yang asli dan unik dari para member kompasiana, Kompasiana menyediakan sebuah wadah yang memungkin setiap pengguna Internet membuat konten berita, opini dan fiksi untuk dinikmati oleh para pengguna Internet lainnya.

Walhasil, sekitar 800 konten dalam bentuk tulisan dan foto mengalir di Kompasiana. Konten-konten yang dibuat warga juga cenderung mengikuti arus positif dan bermanfaat karena Kompasiana akan memoderasi konten-konten negatif selama 24 jam.

Nah, dari berbagai tulisan itulah saya menyaring beberapa tulisan yang saya kira wajib untuk saya simpan sendiri, sudah barang tentu tulisan yang aktual, inspiratif bermanfaat dan menarik.

Sebagai sebuah media, Kompasiana cukup unik. Karena dari sisi konten, media berslogan “sharing connecting” ini mengelola konten-konten di dalamnya layaknya sebuah media berita yang selama ini hanya diisi oleh wartawan dan editor media massa. Tapi dari sisi User Interface maupun User Experience, Kompasiana merupakan media sosial yang menyajikan dua fitur utama sekaligus, yaitu fitur blog (social blog) dan fitur pertemanan (social networking).

Itulah yang membuat Kompasiana melejit cepat menjadi website besar hanya dalam kurun waktu empat tahun. Bila sekarang Anda mengecek posisi Kompasiana di pemeringkat website Alexa.com, Anda akan melihat peringkatnya berada di posisi 30 (pernah berada di posisi 29, kadang turun ke posisi 32) di antara website-website yang diakses di Indonesia.

Di kategori website media sosial, Kompasiana berada di posisi ke-8 setelah Facebook (1), Blogspot.com (4), YouTube (5), Wordpress (7), Kaskus (9), Blogger.com (11) dan Twitter (12). Sedangkan di kategori website berita dan informasi, media warga ini berada di posisi ke-4 setelah Detik.com (8), Kompas.com (12) dan Viva.co.id (19). Posisi ini cukup kuat, karena di bawah Kompasiana masih ada Okezone.com (33), Kapanlagi.com (35), Tribunnews.com (40), Tempo.co (47), dan media massa besar lainnya.

Ke depan, dengan semakin besarnya euporia masyarakat Indonesia dalam menggunakan internet dan media sosial, serta semakin besarnya pengakses internet lewat ponsel, Kompasiana mendapat tantangan besar untuk terus meningkatkan kinerjanya. Tantangan itu hanya bisa dijawab dengan menghadirkan enjin yang lebih stabil, lebih andal, lebih nyaman, lebih terbuka dan lebih sosial. Juga harus dihadapi dengan kesiapan insfrastruktur yang lebih besar dan kuat. Dan itulah yang sedang berlangsung di dapur Kompasiana jdi awal 2013.



Bagi yang suka ide gagasan, alasan, ulasan dan opini yang dekstruktif, dijamin tidak akan kecewa membaca tulisan kompasianer yang saya share di balik konten saya dibawah ini,

Selamat membaca, Semoga bermanfaat walau tidak sependapat,
Konten dan artikel selengkapnya klik tautan ini.,
Artikel dan Konten Blog :

Cara Memahami Al Qur'an

. METODE MEMAKNAI AL QUR'AN

“Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran? Kalau kiranya Alquran itu bukan dari sisi Allah tentulah mereka mendapat pertentangan yg banyak didalamnya.” Al-Qur’an merupakan.kitab suci yg berisi petunjuk utk kehidupan umat manusia di dunia ini. Dengan petunjuk AI-Qur’an kehidupan manusia akan berjalan dgn baik manakala merekamemiliki problema maka problema itu dapat terpecahkan sehingga ibarat penyakit akan ditemukan obatnya dgn AI- Qur’an itu. Sebaliknya tanpa petunjuk AI- Qur’an kehidupan manusia menjadi semraut yg benar dibilang salah yg salah dianggap benar yg halal dianggap haram dan yg haram dihalalkan begitulah seterusnya. Sementara problematika hidup selalu bermunculan satu masalah belum terselesaikan lalu muncul lagi masalah baru yg lbh rumit dan sulit utk memecahkanya. Oleh krn itu menjadi amat
penting bagi kita sebagai umat Islam utk memahami AI-Qur’an dgn sebaik-baiknya sehingga AI-Qur’an bisa kita pahami dgn benar lalu kita gunakan sebagai pedoman hidup di dunia ini dgn sebenar-benarnya. Adapun sebagai da’I lbh penting lagi agar kita bias menda’wahkan Al-Qur’an dgn sebaik-baiknya. Manakala kita dan kaum Muslimin telah menjadikan Al-Quran sebagai pedoman dalam hidup ini maka paling kurang ada tiga keuntungan yg akan kita peroleh. Pertama Kehidupan menjadi terbimbing dalam berbagai aspek.Kedua mampu mengatasi persoalan-persoalan hidup. Ketiga kehidupan menjadi bersih dari noda dan dosa. Untuk bisa memahami AI-Qur’an dgn baik ada beberapa pendekatan yg bisa kita lakukan.

___

Memahami AI-Qur’an Dengan AI-Qur’an. AI-Qur’an merupakan wahyu Allah yg antara satu dgn lainya saling membenarkan dan menafsirkan karenanya tidak akan kita temukan kontradiksi antara satu ayat dgn ayatlainya Allah berfirman yg artinya “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an?. Kalau sekiranya AI-Qur’an itu bukan dari sisi Allah tentulah mereka mandapat pertentangan yg banyak didalamnya.” Ada banyak contoh tentang memahami ayat dgn ayat AI-Qur’an juga misalnya Ibnu Katsir menghubungkan ayat 7 dari surat Al-Fatihah dgn surat An-Nisa 69 yg artinya “Dan barang siapa yg mentaati Allah dan Rasul-Nya mereka itu akan bersama-sama dgn orang-orang yg dianugerahi ni’mat oleh Allah yaitu; Nabi- nabi para shidiqin orang-orang yg mati syahid dan orang-orang yg saleh. Dan mereka itulah teman yg sebik-baiknya.”

~~~

Memahami AI-Qur’an Dengan Hadits Disamping dgn ayat atau surat lain AI- Qur’an juga bisa dipahami dari hadits melalui penjelasan dari Rasulullah SAW hal
ini krn Rasulullah memang bertugas utk menjelaskan Al-Qur’an yg diturunkan kepadanya. krn itu hadits-haditsnya bisa kita jadikan rujukan utk memahami suatu ayat. Diantara contoh tafsir dari hadits Rasulullah SAW adl sebagaimana yg diriwayatkan oleh lbnu Mas’ud yg artinya Ketika turun ayat ini “Orang-orang yg beriman dan tidak mencampuradukkan imanya dgn kezaliman..” hal ini sangat meresahkan para sahabat. Mereka bertanya; “Ya Rasulullah siapakah diantara kita yg tidak berbuat zalim tertiadap dirinya?”. Beliau menjawab “Kezaliman disini bukan seperti yg kamu pahami. Tidakkah kamu mendengar apa yg dikatakan hamba yg shaleh “sesungguhnya mempersekutukan Allah adl kezaliman yg besar.”. Kezaliman disini adl syirik. Di dalam hadits terdapat juga rincian tentang apa yg diperintah dan apa yg dilarang serta ketentuan hukum yg difardhukan oleh Allah SWT. Maka hadits- hadits semacam ini berarti tatsir atau penjelasan atau suatu ayat didalam Al- Qur’an misalnya didalam AI-Qur’an kaum Muslimin diperintah utk menunaikan shalat namun AI-Qur’an tidak menjelaskan teknis pelaksanaan shalat maka shalat Nabi yg tergambar didalam hadits merupakan penafsiran ayat tentang shalat dan begitulah seterusnya sehingga Al-Qur’an memang harus kita pahami dgn hadits- hadits baik sisi kandungan maupun teknis pelaksanaan dari suatu ayat.

Memahami AI-Qur’an Dengan Asbabun Nuzul. Tidak kurang dari sepertiga Al- Qur’an turun dgn asbabun nuzul . Ini berarti utk memahami maksud tujuan dan kandungan AI-Qur’an harus kita lakukan melalui asbabun nuzul. Menurut Manna Khalil Al Qattan dalam bukunya mabahits fi Ulumil Qur’an mendefinisikan asbabun nuzul “Sesuatu hal yg karenanya AI- Qur’an diturunkan utk menerangkan status
nya pada masa hal itu terjadi baik berupa peristiwa maupun pertanyaan.” Dengan memahami asbabun nuzul kita menjadi tahu latar belakang diturunkanya suatu ayat atau surat dan dgn itu pula kita menjadi tahu makna dan kandungan suatu ayat dan surat serta terhindar dari pemahaman yg keliru dari kandungan yg sesungguhnya dari satu ayat atau surat. Bahkan dgn asbabun nuzul pula kita bisa mencegah terjadinya penyalahgunaan makna suatu ayat utk kepentingan- kepentingan yg justeru bertentangan dgn misi AI-Qur’an.

.

Memahami AI-Qur’an Dengan Qaul Sahabat. Para sahabat merupakan generasi yg merasakan suasana turunya AI-Qur’an apalagi mereka memiliki kesiapan rohani yg kuat utk bisa menerima pesan-pesan yg terkandung di dalam AI- Qur’an. Karena itu wajar saja apabila utk memahami AI-Qur’an kita juga harus merujuknya kepada ucapan pemahaman atau penafsiran para sahabat terhadap AI- Qur’an. Disamping sahabat yg menjadi khalifahada banyak sahabat yg sering kali menafsirkan AI-Qur’an misalnya saja lbnu Mas’ud Ubai bin Ka’ab Zaid bin Tsabit Abdullah bin Zubajr Aisyah r. a. dll. Diantara contoh tentang ayat yg ditafsirkan
sahabat adl firman Allah yg artinya “Kemudian saya akan mendatangi mereka
dari muka dan dari belakang mereka dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka itu bersyukur.”. lbnu Abbas menafsirkan ayat tersebut seperti yg dikutip
oleh lbnu Katsir bahwa yg dimaksud dgn syaitan menggoda dari depan adl agar manusia tidak percaya akan kehidupan akhirat dari belakang agar manusia terlalu cinta pada dunia dari kanan agar manusia mengabaikan syari’at dan dari kiri agar manusia lbh cenderung pada dosa dan kemaksiatan.

.

Memahami AI-Qur’an Dengan Makna Katanya. AI-Qur’an merupakan kitab suci yg berasal dari bahasa Arab. Oleh krn itu utk memahami ayat-ayat yg terkandung didalam AI-Qur’an kita perlu menggunakan pendekatan dari makna kosa kata yg terdapat dari AI-Qur’an itu hal ini krn meskipun maksud AI-Qur’an tidak persis sama dgn arti harfiyah pada suatu istilah tapi paling tidak berangkat dari makna kosa kata kita akan memahami kemana arah atau makna dari suatu ayat. Sebagai contoh didalam AI-Qur’an terdapat kata “amar ma’ruf dan nahi munkar” yg diterjemahkan dgn memerintahkan yg baik dan mencegah yg buruk. Secara harfiyah ma’ruf itu artinya dikenal yakni sesuatu yg sudah dikenal oleh manusia. Kebaikan pada dasarnya sudah diketahui oleh manusia tapi meskipun manusia sudah tahu tentang kebaikan belum tentu manusia melakukan kebaikan itu. Adapun munkar artinya sesuatu yg diingkari keburukan kemaksiatan dan kebathilan disebut munkar krn pada dasarnya manusia tidak suka kemunkaran itu namun ternyata dgn hawa nafsu manusia malah melakukan kemunkaran itu makanya mereka harus dicegah dari melakukannya. Dengan demikian pendekatan makna kata utk memahami kandungan suatu ayat menjadi
sangat penting kita lakukan utk bisa memahami ayat itu sendiri.

+

Memahami AI-Qur’an Dengan Tafsir Para Ulama. Kapasitas keilmuan kita yg belum memadai utk memahami AI-Qur’an secara langsung tidak membuat kita harus berkecil hati utk bisa memahami Al-Qur’an dgn baik kita mungkin saja bias memahami Al-Qur’an dgn baik dgn membaca dan mengkaji penafsiran dan para ulama ahli tafsir yg diakui oleh para ulama dan umat Islam pada umumnya. Kita amat bersyukur krn para ulama itu sangat membantu kita dalam memahami AI-Qur’an dgn kitab yg mereka tulis. Baik ulama dari dalam negeri kita sendiri seperti Prof. Dr. Hamka dgn Tafsir Al Azhar Prof. Dr. Quraish Shihab dgn Tafsir Al Misbah Prof. Dr. Hasbi Ash Shiddiqi dgn Tafsir An Nur dll. Sedangkan ulama dari luar antara lain Muhammad bin Jarir bin Yazid bin Khalid bin Kasir Abu Ja’far At Tabari dgn Tafsir At Tabari Ismail bin Amr Al Qurasyi bin Katsir dgn Tafsir lbnu Katsir hingga Sayyid Qutb dgn Tafsir Fi Zilalil Qur’an dll. Demikianlah secara umum beberapa pendekatan yg harus ditempuh dalam upaya memahami Al- Qur’an dgn sebaik-baiknya. Ini berarti menjadi keharusan kita bersama utk terus melakukan tadabbur atau pengkajian terhadap nilai-nilai yg terkandung dalam AI-Qur’an.

_

Repost : Okta Aditya

Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE

Tinggalkan Pesan Chat
Chat-icon 1



Online saat ini : 5 orang, hari ini: 854 orang, minggu ini: 4443 orang, bulan ini: 24887 orang, total semuanya: 239684 orang
, United StatesUnited States,CCBot/2.0 (https://commoncrawl.org/faq/)