The Soda Pop
HomeBlog Okta AdityaAbout me

United States

Blog Nya Okta Aditya

Blog Aktual Berisi Berbagai Opini, Gagasan, Ide dan Ulasan tentang isu-isu yang lagi hangat dan berkembang. Blog kumpulan berbagai berita aktual dari berbagai kalangan. Dan juga Tulisan-tulisan yang sangat menarik dan bermanfaat dari hasil pengalaman seseorang yang saya share disini.

Blog Terpercaya Rekomendasi Google.

Selamat menikmati, semoga anda senang.


K O N T E N B L O G :


Klik tautan ini untuk melihat konten blog secara lengkap.

Tags: Jakarta, Jokowi

Opini Untuk Jakarta

Kalau kita menelusuri sungai Mississippi yang melewati kota St Louis, Memphis dan akhirnya New Orleans di AS, terutama pada malam hari, maka akan terlihat banyak lampu-lampu menerangi taman yang dipenuhi orang duduk menikmati teh atu kopi. Orang Amerika yang sudah berkali-kali ke Jakarta mengatakan Jakarta jauh lebih indah sebenarnya, tapi belum ditata dengan baik. Seandainya wilayah Ancol misalnya dikembangkan, maka Jakarta akan lebih indah, usul mereka.

Ketika orang menjadi turis ke Jakarta, biasanya tidak tahu harus membeli oleh-oleh apa dan di mana membelinya. Kalau ada orang ke Jakarta, dan ingin melihat Jakarta namun waktunya hanya satu malam saja dan ingin membawa oleh-oleh khas Jakarta dibawa ke mana ya?

Mungkin dengan membangun warung-warung kopi yang bersih (tidak ada perempuan yang menawarkan jasa seksual-sehingga perlu kerjasama pihak intel dan keamanan serta kamera tersembunyi), dan pusat penjualan oleh-oleh khas Jakarta, turis akan lebih tertarik.

Apa yang bisa dijual? Pasti banyak. Sebagai contoh, penjualan cangkir yang terbuat dari tanah liat dengan gambar Monas di mana Jokowi dan Ahok berdiri di sebelah kiri seolah menjatuhkan diri namun tertolong karena satu tangan memegang tugu Monas dan satu lagi melambaikan tangan, demikian juga Ahok di sebelah kanan, pasti akan menjadi oleh-oleh khas yang menarik dari Jakarta. Atau kaos bergambar seperti itu juga bisa dibuat.

Orang-orang yang bermasalah di Jakarta bisa dimanfaatkan di bidang ini. Orang-orang yang tidak bisa makan dan mau melakukan apa saja untuk bisa makan (termasuk mencopet, menjambret, mencuri, merampok), para pengamen, para wanita malam, dan lain-lain dapat diberikan pelatihan dan pendidikan sosial agar mereka mendapat uang yang halal dengan bekerja di pusat oleh-oleh Jakarta ini. Dengan pelatihan dan pendidikan sosial mereka bisa menghasilkan oleh-oleh sederhana namun menarik. Mereka juga dilatih dan diajarkan kalau ada pengunjung yang dompetnya jatuh, tidak perlu khawatir karena itu pasti kembali dengan utuh.

Dalam menjual oleh-oleh khas Jakarta, pelayanan harus prima. Harga pas yang sudah tertera di barang tersebut akan menjadikan Jakarta lebih cerdas dan menarik; turis pun tidak merasa tertipu. Yang penting jangan sampai ada tawar-menawar karena biasanya turis sering merasa dirugikan karena praktik ini.

Orang yang hanya satu malam di Jakarta, dengan mengunjungi tempat itu saja akan merasa puas. Apalagi kalau Jokowi dan Ahok suka blusukan ke tempat itu. Masyarakat Jakarta juga diberi peluang berusaha yang lebih manusiawi. Ayo BRI, banknya rakyat Indonesia, atau lembaga keuangan lainnya  bantulah rakyat Jakarta mengembangkan ini kalau mereka tidak punya modal.

Mahasiswa Jakarta yang cerdas tapi tidak bisa makan, bisa menjadi sukarelawan membantu mengamankan atau melayani. Jokowi mungkin bisa memberi uang lelah sepuluh ribu rupiah atau makan malam senilai itu. Kalau ada sepuluh ribu mahasiswa yang mau jadi sukarelawan, maka hanya seratus juta rupiah saja yang diperlukan setiap hari (setahun hanya Rp36,5 milyar, tapi Jakarta sudah lebih aman dan baik); tidak terlalu banyak dibandingkan dengan anggaran DKI yang trilyunan rupiah. Tapi di mana ya lokasinya? Kenapa Ancol tidak dikembangkan ke arah sana?

http://m.kompasiana.com/post/fasilitas-umum/2013/02/06/menjadikan-jakarta-lebih-baik-bangun-pusat-oleh-oleh-3/

Menjadikan Jakarta Lebih Baik: Bangun Pusat Oleh-oleh (4)

Oleh: Jimmy Haryanto | 06 February 2013 | 08:58 WIB

Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE
Follow @AdityaEmail_ 2