Old school Swatch Watches
HomeBlog Okta AdityaAbout me



Blog Nya Okta Aditya

Blog Aktual Berisi Berbagai Opini, Gagasan, Ide dan Ulasan tentang isu-isu yang lagi hangat dan berkembang. Blog kumpulan berbagai berita aktual dari berbagai kalangan. Dan juga Tulisan-tulisan yang sangat menarik dan bermanfaat dari hasil pengalaman seseorang yang saya share disini.

Blog Terpercaya Rekomendasi Google.

Selamat menikmati, semoga anda senang.


K O N T E N B L O G :


Klik tautan ini untuk melihat konten blog secara lengkap.

Jakarta Akan Dirubah Oleh Jokowi

Hari ini saya ikutan musrenbang di Balaikota DKI Jakarta. Musrenbang ini merupakan musyawarah perencanaan pembangunan kota Jakarta untuk 5 tahun ke depan, 2013 - 2017, yang melibatkan unsur pemerintah DKI Jakarta, DPRD DKI, pemerintah pusat, DPD dan wakil masyarakat.

Perencanaan pembangunan Jakarta tentu sesuai dengan visi Gubernur - Wakil Gubernur DKI Jakarta. Dan yang menariknya, ketika Jokowi memberi arahan, Jokowi menekankan sekali soal branding kota Jakarta atau positioning kota Jakarta itu seperti apa. Jangan sampai membangun sebagai kota metropolitian, tetapi tanpa arah. Tidak jelas mau kemana.

Setiap kota seharusnya memang mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan kota lain. Jokowi menyebutkan perbandingan Jakarta dengan Singapore, Kuala Lumpur, Paris, yang memang sudah mempunyai kota dengan branding tersendiri.

Dan karena etnik asli Jakarta adalah Betawi, maka Jokowi mengharapkan, positioning Jakarta itu nantinya ada sentuhan Betawi nya.

Bahkan Jokowi menyebutkan, bukan hanya memakai pakaian khas Betawi seminggu sekali di lingkungan Pemprov DKI Jakarta, tetapi akan dipakai juga di lingkungan sekolah, kalau bisa juga di pegawai hotel, dan kalau bisa juga di seluruh penduduk Jakarta. Nah loh, hehee… Tetapi seminggu sekali, untuk menunjukkan keunik-an tersebut.

Selain itu, fasad-fasad bangunan megah perkantoran, gedung kesenian, museum, atau hotel juga ada sentuhan budaya Betawi, dicampur dengan model kolonial. Untuk ini Jokowi akan berkonsultasi dengan Ahli Arsitektur Indonesia, mendesain fasad (jadi hanya aksesoris tampak depan).

Pemprov DKI juga akan membangun Mesjid Raya Jakarta yang bernuansakan Betawi di Jakarta Barat. Dan akan membangun kampung etnik Betawi sebagai tempat reservasi budaya dan sekaligus tempat wisata.

Memang, sudah saatnya DKI Jakarta serius membangun budaya dan seni sebagai ruh atau spirit sebuah kota. Dan ternyata, walau sedikit yang baru dibangun, tingkat kunjungan ke gedung kesenian dan kampung/situs etnik, mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Seperti Museum Kota Tua, setelah ditata sedikit, mengalami peningkatan kunjungan 3 kali lipat, dari 827.239 orang menjadi 2.468.507 orang. Sementara Pusat Perkampungan Budaya Betawi dan Balai Latihan kesenian, Gedung Kesenian Jakarta, pertunjukan seni di Taman Ismail Marzuki (TIM), meningkat dari 1.050.000 orang menjadi 4.650.000 orang per tahun. (sumber: Bappeda DKI Jakarta).

Tetapi tentu saja, sebagai kota modern, kota Jakarta tetap membutuhkan infrastruktur yang menopang warganya agar hidup lebih nyaman dan manusiawi. Diantaranya yang dikejar tahun ini juga adalah MRT dan Monorail. Penambahan ratusan armada busway, dan peremajaan angkutan publik seperti Kopaja-Metromini.

Juga Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang akan diperbanyak lagi. Jokowi menyebutkan, akan ada 25 hektar lahan yang akan dibebaskan Pemprov DKI untuk membangun botanical Garden, Waduk (yang sudah ada) sebagai danaunya, dan taman taman yang bisa dipakai oleh publik. Aduh, senangnya kalo ini bisa terwujud. Jakarta punya taman publik yang lebih indah dari hutan artifisial di Singapura, hehee..

Semoga semua bisa terwujud, Amiin….

Ya Sudah, Salam Kompasiana!

http://m.kompasiana.com/post/metro/2013/02/05/jokowi-positioning-jakarta-kota-modern-dengan-sentuhan-betawi/

Jokowi: Positioning Jakarta, Kota Modern dengan Sentuhan Betawi?

Oleh: Ilyani Sudardjat | 05 February 2013 | 14:26 WIB

Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE
Follow @AdityaEmail_ 2